Diklat Calon Pengawas Se-Sumbar Riau di Kota Payakumbuh dari tanggal 23 Mei - 07 Juni 2015 (170 jam) yang diikuti 45 orang Peserta yang berasal dari Pengawas, Kepala Sekolah dan Guru yang berasal dari Kabupaten dan Kota.
Rabu, 27 Mei 2015
Rabu, 05 November 2008
RENDIK UNAND PADANG 2008
Ucapan terimakasih kami dari tujuh (7) dari dua puluh satu (21) orang dari Beasiswa Unggulan BPKLN Depdiknas tersebut telah dinyatakan lulus dan di Wisuda tanggal 23 Agustus 2008, kami sampaikan kepada :
- Bapak Kepala Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Depdiknas Jakarta yang telah memberikan kesempatan untuk dapat melanjutkan pendidikan Pascasarjana;
- Bapak Prof. Dr. Ir. H. Novirman Jamarun, M.Sc selaku Direktur Program Pascasarjana Universitas Andalas;
- Bapak Dr. Nasri Bachtiar, SE, Msi selaku Ketua Program Studi Perencanaan Pembangunan;
- Bapak/Ibu Dosen Pembimbing Tesisyang telah meluangkan waktu dan perhatianya untuk membimbing, memotivasi, dan memberikan masukan serta mengarahkan sehingga kehadiran tesis ini dapat diselesaikan dengan baik;
- Bapak/Ibuk Dosen pengajar dan staf administrasi Program Studi Perencanaan Pembangunan yang telah memilki andil atas segala pengetahuan, pencerahan dan bantuan dalam menyelesaikan pendidikan pada Program Pascasarjana Universitas Andalas.Bapak
- Bapak Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota beserta jajarannya yang telah memberikan izin penelitian sekaligus memberikan informasi data yang dibutuhkan.
Diantara ke-tujuh orang tersebut, adalah :
1. Drs. Syafri Ma'aruf
(Koordinator Mapping dan ICT Sumbar,2006)
2. Rini Octaviani, ST
(Bapeda Kab. Solok Selatan)
3. Armen, S.Par
(Ketua Mapping Kota Padang Panjang)
4. Rita Amelia, S.Pd
(Staf Perencanaan Disdik Kota Padang Panjang)
5. Febriza Nur, S.sos
5. Febriza Nur, S.sos
(Staf Disdik Kota Pariaman)
6.Widiya Siswandi, ST
(Ketua Mapping Dan ICT Center Kab Padang Pariaman)
6.Widiya Siswandi, ST
(Ketua Mapping Dan ICT Center Kab Padang Pariaman)
7. Ahmad Ichlas, S.Sos
(Staf Disdik Kota Padang)
(Staf Disdik Kota Padang)
Demikianlah ucapan terimakasih ini kami sampaikan, semoga hasil bantuan ini dapat kami implementasikan dalam tugas sebagai perwujudan kami untuk membangun bangsa dan negara.
Kemudian kami juga mempublikasikan Abstrak Tesis kami dalam Bloger ini,
PERENCANAAN PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PSB ONLINE DI KOTA PADANG
Syafri Ma'aruf
Lecturer :
Dr. Werry Darta Taifur, SE,MA
Dr. Nasri Bachtiar,SE,Msi
Dr. Nasri Bachtiar,SE,Msi
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan peningkatkan kualitas terhadap pelayanan Penerimaan Siswa Baru (PSB) dengan sistem online. Penelitian menggunakan metode ServQual, dimana variabel penelitian adalah persepsi, harapan dan kepuasan penerima pelayanan terhadap pelayanan PSB sistem online. Persepsi dan harapan mengunakan lima dimensi kualitas, yakni bukti fisiik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati. Kuesioner dikembangkan berdasarkan metode Prasuraman. Tingkat kepuasan pelayanan PSB online ditentukan dengan melihat nilai kesenjangan antara persepsi dan harapan. Hasil menunjukan bahwa masyarakat belum merasa puas akan pelayanan PSB online. Atribut pelayanan yang perlu diperbaiki adalah berhubungan dengan informasi, peralatan , fasilitas,dan SDM
Kata Kunci :
ServQual, Persepsi,
Harapan, Pelanggan,Kualitas,
Dan Kepuasan.
ANALYSIS CONSISTENCY PLANNING AND BUDGETING ON BASIC EDUCATION (9 YEARS BASIC EDUCATION) AND SENIOR HIGH IN KABUPATEN SOLOK SELATAN
RINI OCTAVIANTI,
Lecturer :
1. Dr. Hefrizal Handra;
2. Prof. Dr. Sofyardi, SE, MA
ABSTRAK
This research Penelitian ini terkait dengan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan as sebagai daerah pemekaran berdasarkan undang-undang nomor 38 tahun 2003 untuk meningkatkan sumberdaya manusia sebagai pengelola pembangunan melalui pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Solok Selatan. Dalam rangka mewujudkan pendidikan yang berkualitas telah dijabarkan dalam bentuk dokumen perencanaan dan penganggaran (RPJPD, RPJMD, Renstra SKPD, RKPD, RENJA SKPD, KUA dan APBD).
Konsistensi dokumen merupakan salah satu penilaian yang dilakukan pemerintah baru-baru ini dalam penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (RANPERDA) tentang APBD tahun anggaran 2008, dimana Propinsi Papua sebagai juara pertama setelah sebelumnya adalah peringkat terakhir.
Masalah penelitian ini adalah apakah dokumen perencanaan dan penganggaran bidang pendidikan mampu meminimalisir permasalahan pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Solok Selatan dan apakah terdapat konsistensi perencanaan dan penganggaran bidang pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Solok Selatan.
Untuk mencapai tujuan penelitian digunakan pendekatan kualitatif. Metode analisis yang dipakai adalah Analisis SWOT serta penyusunan Matrik Konsolidasi Perencanaan dan Penganggaran (MKPP) dengan sinkronisasi berdasarkan nomenklatur dan deviasi budgeting. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung, observasi pada wilayah penelitian Solok Selatan serta studi kepustakaan data sekunder.
Hasil wawancara serta observasi lapangan menunjukkan permasalahan internal dapat diurai antara lain; partisipasi pendidikan, alokasi anggaran pendidikan, kualitas dan kuantitas tenaga kependidikan, nilai ujian nasional, sarana dan prasarana dan peranan dinas pendidikan. Sedangkan permasalahan eksternal antara lain; komitmen stakeholder terkait pendidikan, kebijakan pemerintah bidang pendidikan, perubahan kondisi ekonomi, partisipasi masyarakat dan perubahan sosial budaya. Penyusunan MKPP dengan integrasi dari dua dokumen yang saling berkaitan yakni ; Analisis antara dokumen RPJPD dengan RPJMD kurang menunjukkan konsistensi, secara kuantitatif hanya sekitar 50% program-kegiatan di RPJMD sinkron dengan program-kegiatan di RPJPD dikarenakan RPJMD tidak membahas secara rinci program untuk SKPD dinas pendidikan, Analisis antara dokumen RPJMD dengan Renstra SKPD-Dinas Pendidikan dideskripsikan konsistensi sekitar 75%, yakni masih ada beberapa program yang belum tertuang ataupun dikembangkan kedalam dokumen Renstra, Analisis antara dokumen Renstra SKPD dengan Renja SKPD menunjukkan konsistensi sekitar 100%, yakni dokumen Renja berupa kegiatan-kegiatan yang lebih rinci dan penyusunan Renja dan Renstra dilaksanakan oleh SKPD yang sama.
Analisis konsistensi perencanaan dan penganggaran dokumen Renja dan APBD bidang Pendidikan Dasar berdasarkan sinkronisasi nomenklatur dan deviasi budgeting, terdapat program dan kegiatan yang konsisten (deviasi <20%>40%) adalah sekitar 40%. Untuk bidang Pendidikan Menengah analisis konsistensi perencanaan dan penganggaran dokumen Renja dan APBD berdasarkan sinkronisasi nomenklatur dan deviasi budgeting, terdapat program dan kegiatan yang konsisten (deviasi <20%>40%) adalah sekitar 75%
Analisis Efektivitas Kebijakan Link and Match Pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sumatera Barat
Tesis S2 : Oleh ARMEN.
Pembimbing : 1. Prof. Dr. H. Firwan Tan, SE, MEc, DEA, Ing
2. Prof. Dr. H. Elfindri, SE, MA
2. Prof. Dr. H. Elfindri, SE, MA
ABSTRAK
Kebijakan Link and Match merupakan alat atau wahana
untuk membangun kemitraan antara SMK dengan industri
dalam menentukan prioritas serta menyusun bentuk dan materi program-program pendidikan kejuruan.
Tujuannya adalah agar perencanaan program pendidikan kejuruan memperhatikan kecenderungan signal pasar kerja, sehingga para siswa dapat meraih kesempatan maksimal memperebutkan lapangan kerja yang tersedia dan dan memiliki keterampilan dasar yang dapat digunakan untuk mengembangkan karir kerjanya.
Untuk melihat efektivitas kebijakan Link and Match pada SMK, dilakukan penelitian terhadap SMK Program Keahlian Usaha Jasa Pariwisata di Sumatera Barat.Populasi penelitian terdiri dari 119 Biro Perjalanan Wisata (BPW) yang menjadi anggota Association of the Indonesian Tour s & Travel Agencies (ASITA) Sumatera Barat.
Seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian disusun dalam bentuk Kuesioner dengan menggunakan skala Likert yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Kerangka analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Gap Model Service Quality dan analisis supply dan demand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, 75,63% responden menyatakan kompetensi kejuruan Program Keahlian Usaha Jasa Pariwisata berada kategori cukup sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Selanjutnya, hasil penelitian juga mengungkap proyeksi jumlah lulusan SMK Program Keahlian Usaha Jasa Pariwisata di Sumatera Barat pada tahun ajaran 2007/2008 sebanyak 124 orang, tahun ajaran 2008/2009 sebanyak 144 orang, tahun 2009/2010 sebanyak 154 orang, tahun 2010/2011 sebanyak 199 orang dan pada tahun ajaran 2011/2012 juga sebanyak 199 orang. Sedangkan formasi lowongan kerja di dunia usaha dan dunia industri pariwisata di Sumatera Barat pada tahun 2008 sebanyak 15.705 orang, tahun 2009 sebanyak 18.218 orang, tahun 2010 sebanyak 21.133 orang, tahun 2011 sebanyak 24.514 orang dan pada tahun 2012 sebanyak 28.437 orang
Jumat, 17 Oktober 2008
STUDI PENERAPAN PENDIDIKAN BERNUANSA ISLAMI PADA SEKOLAH NEGERI KOTA PADANG PANJANG
Oleh : Rita Amelia
Pemibimbing:
Prof. Dr. H. Syafrizal, SE, MA
Prof. Dr. H. Elfindri, SE, MA
ABSTRAK
Pokok studi ini diarahkan pada asmosfir pendidikan bernuansa Islami ditinjau dari penerapan kurikulum yang memuat aspek kognitif, afektif dan psikomotor pada sekolah-sekolah umum negeri kota Padang Panjang yang telah berlangsung sejak tahun 2004 sampai 2008 sesuai visi dan misi daerah sejalan dengan Rencana Strategis pembangunan sektor pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi proses pendidikan bernuansa Islami yang telah dilakukan serta kendala-kendala apa saja dihadapi guru dan siswa dalam penyelenggaraannya.
Untuk mengungkap sejauh mana studi penerapan pendidikan bernuansa Islami pada sekolah umum negeri di kota Padang Panjang, maka penelitian ini menggunakan metoda teknik pengumpulan data kuisioner, observasi dan mengolahnya melalui teknik porsentase kemudian dilengkapi wawancara pada guru, siswa serta nara sumber yang relevan.
Untuk mengungkap sejauh mana studi penerapan pendidikan bernuansa Islami pada sekolah umum negeri di kota Padang Panjang, maka penelitian ini menggunakan metoda teknik pengumpulan data kuisioner, observasi dan mengolahnya melalui teknik porsentase kemudian dilengkapi wawancara pada guru, siswa serta nara sumber yang relevan.
Dari data yang diperoleh, hasil ketercapaian pelaksanaan pendidikan bernuansa Islami di kota Padang Panjang untuk aspek kognitif sebesar 85,92 %, afektif 86,38 % dan psikomotor 89,04 %. Sementara kendala dihadapi dalam penerapannya adalah tidak adanya evaluasi terhadap kurikulum yang digunakan sejalan visi misi kota Padang Panjang, kemudian masih terbatasnya sarana prasarana pendukung pendidikan bernuansa Islami diantaranya mushalla, tempat wuduk, dan lainnya. Temuan lain yakni masih rendahnya tingkat keterlaksanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, kurang variatifnya metode pembelajaran guru dalam proses pembelajaran.
Kondisi realitas dilapangan sebagai solusi terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan yakni, adanya usaha Pemko berupa sosialisasi dan implementasi pada semua lini secara terencana, terprogram dan kontinyu terhadap optimalisasi penerapan pendidikan bernuansa Islami. Kemudian adanya Peraturan Daerah sebagai perangkat hukum sebagai rambu-rambu yang mengatur dan mengarahkan penerapan pendidikan bernuansa Islami agar searah, seirama guna mencapai sasaran dan tujuan seperti yang telah dicita-citakan selama ini dan hal yang terpenting pula didukung ketersediaan dana yang realistik dan implementatif.Pada wajah kurikulum sendiri Pemko hendaknya dapat memperkaya standar kurikulum pusat dengan masukan dan rujukan dari lembaga yang berkompeten didasari aspirasi yang terjaring dan berkembang ditengah-tengah masyarakat sesuai visi misi pendidikan bernuansa Islami.
Kondisi realitas dilapangan sebagai solusi terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan yakni, adanya usaha Pemko berupa sosialisasi dan implementasi pada semua lini secara terencana, terprogram dan kontinyu terhadap optimalisasi penerapan pendidikan bernuansa Islami. Kemudian adanya Peraturan Daerah sebagai perangkat hukum sebagai rambu-rambu yang mengatur dan mengarahkan penerapan pendidikan bernuansa Islami agar searah, seirama guna mencapai sasaran dan tujuan seperti yang telah dicita-citakan selama ini dan hal yang terpenting pula didukung ketersediaan dana yang realistik dan implementatif.Pada wajah kurikulum sendiri Pemko hendaknya dapat memperkaya standar kurikulum pusat dengan masukan dan rujukan dari lembaga yang berkompeten didasari aspirasi yang terjaring dan berkembang ditengah-tengah masyarakat sesuai visi misi pendidikan bernuansa Islami.
Sabtu, 13 September 2008
MANFAAT DAN PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI KOTA PARIAMAN
Febriza Syofiati Nur
Pembimbing :
Prof. DR. Sofyardi, SE, MA;
DR. Adrimas, MS
DR. Adrimas, MS
ABSTRAK
Latar belakang dari penelitian ini adalah 1) usia lahir sampai dengan memasuki pendidikan dasar merupakan masa keemasan (the golden age) sekaligus masa kritis dalam tahapan kehidupan manusia, yang akan menentukan perkembangan anak selanjutnya, 2) layanan pendidikan anak usia dini merupakan bagian dari pencapaian tujuan pendidikan nasional, 3) pendidikan merupakan investasi Sumber Daya Manusia (SDM) jangka panjang yang sangat menentukan sekaligus memberikan kontribusi besar bagi masa depan bangsa, 4) rendahnya pengetahuan orang tua tentang pentingnya PAUD, 5) kurangnya pemahaman masyarakat tentang PAUD, dan 6) banyak anak usia Sekolah Dasar yang mempunyai tingkat daya pikir dan kreativitas tidak optimal karena tidak mengikuti pendidikan usia dini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat Pendidikan Anak Usia dini (PAUD) terhadap hasil belajar siswa Sekolah Dasar khususnya membaca, menulis dan berhitung di Kota Pariaman, dan menganalisa perbedaan kemampuan Membaca, Menulis dan Berhitung anak usia dini yang tamat PAUD dengan anak yang tidak tamat PAUD pada tingkat Sekolah Dasar. Penelitian ini mengggunakan analisa deskriptif sedangkan menurut jenis datanya penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 7 s.d 8 tahun (kelas 2 SD) yang tamat PAUD dan tidak tamat PAUD yang ada di Kota Pariaman, sampelnya diambil dengan menggunakan teknik sampling random, yaitu SDN 02 Pauh, SDN 09 Pariaman, SDN 18 Ampalu dan SDN 07 Apar. Teknik pengumpulan data, yang digunakan adalah observasi, angket, wawancara dan nilai raport. Sedangkan analisis data dengan menggunakan Program SPSS aplikasi crosstab, Uji t da Trend Linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bermanfaat terhadap hasil belajar siswa Sekolah Dasar kelas 2. Pendidikan anak usia dini memberikan manfaat terhadap hasil belajar membaca di sekolah dasar khususnya kelas 2 di Kota Pariaman, Hal ini terbukti di sekolah yang banyak siswa tamat PAUD hasil belajar siswa tersebut cenderung sangat pintar, pintar dan kurang pintar dalam membaca, menulis dan berhitung tidak ditemukan siswa yang tidak pintar. Sedangkan siswa tidak tamat PAUD tidak ditemukan siswa yang sangat pintar, kategori yang dimiliki oleh siswa tidak tamat PAUD hanya pintar, kurang pintar dan ditemukan beberapa anak yang tidak pintar dalam membaca, menulis dan berhitung. Sedangkan perbedaan kemampuan membaca, menulis dan berhitung siswa tamat PAUD dengan siswa tidak tamat PAUD dengan menggunakan uji t ditemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar membaca anak tamat PAUD dan tidak tamat PAUD sebesar 0,61. Perbedaan hasil belajar menulis anak tamat PAUD dan tidak tamat PAUD sebesar 0.42, dan perbedaan hasil belajar berhitung anak tamat PAUD dan tidak tamat PAUD sebesar 0.47. Proyeksi lima tahun yang akan datang dengan menggunakan metode trend linear, maka pada tahun 2012/2013, Angka Partisipasi Kasar (APK) sebesar 22.54% dan Angka Partisipasi Murni (APM) sebesar 21,64%. Sedangkan berdasarkan skenario I, II dan III Angka Partisipasi Kasar (APK) sebesar 68,07% dan Angka Partisipasi Murni (APM) sebesar 68.03%
Langganan:
Postingan (Atom)

